HUBUNGAN ANTARA SIKAP DENGAN PEMERIKSAAN PAP SMEAR SEBAGAI DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEWON 1 BANTUL, YOGYAKARTA, TAHUN 2016

Fatimah Dewi Anggraeni

Sari


Latar belakang: Penderita kanker serviks meningkat sebanyak 2,5 orang per jam. Wanita meninggal dikarenakan kanker serviks sebanyak 1,1 per jam. Indonesia merupakan negara kedua setelah Tiongkok dengan jumlah kejadian kanker terbanyak. Pap smear merupakan salah satu program skrining untuk mengurangi jumlah penerita kanker serviks. Skrining Pap smear di Indonesia masih relativ rendah yaitu kurang dari 5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara sikap dengan perilaku pemerikasaan Pap Smear terhadap kanker serviks pada wanita di Puskesmas Sewon I Bantul.
Subjek dan Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel total 96 wanita dengan 32 kasus dan 64 kontrol dengan metode pengambilan sampel penyakit tetap. Analisis data menggunakan uji chi square.


Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sikap perempuan dalam kategori positif yaitu sebanyak 53,13%. Dan sebagian besar wanita tidak pernah menjalani tes sebanyak 64 wanita. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan pemeriksaan Pap smear (p value <0,001).


Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan pemeriksaan Pap Smear sebagai deteksi awal kanker serviks pada wanita di Puskesmas Sewon 1, Bantul.


Kata kunci: sikap, tes pap smear


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.