HUBUNGAN PERAWATAN PADA PAYUDARA PADA IBU HAMIL DENGAN PRODUKSI ASI SETELAH MELAHIRKAN DI PUSKESMAS GEDANGSARI II GUNUNG KIDUL YOGYAKARTA

Neinik Sulasikin, Setyo Retno Wulandari

Sari


ASI adalah satu jenis makanan yang memenuhi semua unsure kebutuhan fisik bayi, psikologis, sosial dan spiritual. Susu yang dihasilkan oleh kelenjar susu. Produksi susu dapat meningkat atau menurun tergantung pada stimulasi dari kelenjar payudara. salah satu faktor yang dapat mempengaruhi produksi ASI yaitu perawatan payudara. Kurangnya produksi ASI akan berdampak pada tumbuh kembang bayi. Hasil studi pendahuluan di Puskesmas Gedangsari II menunjukkan bahwa dari 8 ibu post partum melalui wawancara, terdapat 3 ibu post partum 3 orang (37,5) dengan produksi ASI cukup dan 5 orang (62,5%) dengan produksi ASI tidak cukup, sehingga mereka memilih susu formula dan PASI sebagai pengganti ASI.
Penelitian ini bertujuan Membuktikan hubungan perawatan payudara pada ibu hamil dengan produksi ASI setelah melahirkan Di Puskesmas Gedangsari II Gunung Kidul Yogyakarta.


Jenis penelitian ini adalah Jenis penelitian yang digunakan non-eksperimental dengan menggunakan pendekatan analitik cross sectional, subyek penelitian adalah ibu postpartum yang memiliki bayi usia satu bulan sampai tiga bulan, di Puskesmas Gedang Sari II, Gunung Kidul Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel dengan teknik total sampling sejumlah 30 responden dengan alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. analisis pengolahan data statistik dengan menggunakan chi-square.


Penelitian ini membuktikan adanya hubungan signifikan perawatan payudara pada ibu hamil dengan produksi ASI setelah melahirkan sebesar 0,523 dengan nilai signifikan 0,001 yang menunjukkan bahwa nilai p value <0,05.


Kata Kunci : Perawatan payudara, ibu hamil , produksi ASI


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.